Hub Amsterdam

Amsterdam

Garuda May2015 HR_Page_137_Image_0001Untuk pekerja kreatif, Amsterdam adalah tempat yang luar biasa untuk melepaskan diri dan memulai proyek Anda sendiri. Inilah hal pertama yang memikat kami datang ke kota ini. Bahkan jika Anda adalah seniman baru, masyarakat kota ini senang mengunjungi pameran—besar dan kecil—dan mereka benar-benar tertarik dengan talenta baru, galeri independen, atau tempat  pertunjukan musik indie baru. Kota ini dan seluruh warganya merupakan inspirasi, mereka selalu ingin tahu. Jordaan adalah daerah yang luar biasa. Anda akan menemukan banyak galeri kesenian modern, kafe, restoran, dan pub tradisional berdekor kayu yang nyaman sehingga dikenal dengan sebutan ‘kafe cokelat’. Pada hari Sabtu, Anda bisa mengunjungi pasar petani organik Noordermarkt, sementara jalan Westerstraat di dekat situ menggelar pasar tekstil setiap hari Senin. Tidak jauh dari Jordaan terdapat Hazenstraat atau jalan galeri Amsterdam yang kami suka karena karya seni kontemporer tuanya yang indah di 10 galeri yang berada di sepanjang jalan tersebut, diselingi dengan toko dan butik yang unik, toko buku, dan tentu saja sejumlah kafe. Terusan Hazenstraat adalah Jalan Elandsgrachtjalan yang lebih besar dengan barisan pohon-pohon di tengah sebagai pemisah jalan. Ada Antiekcentrum (antiekcentrumamsterdam.nl), sebuah pasar antik dengan lebih dari 70 stan. Pasar ini menyenangkan bukan karena daerah turis, melainkan karena di sinilah warga setempat tinggal, berbelanja, dan beraktivitas sehingga terasa suasana yang lebih nyata di sini.

London

Garuda May2015 HR_Page_142_Image_0003Kami sangat menyukai Il Giardino (7 Blenheim Grove), tak jauh dari Stasiun Peckham Rye. Tempat ini adalah restoran asli Sardinia (dengan koki asal Peru!) yang sudah berdiri selama bertahun-tahun. Restoran antik ini mempunyai makanan yang enak dan layanannya pun menyenangkan. Jangan lewatkan orecchiette kenarinya. Kami dimanjakan oleh banyaknya kafe bagus di area SE15, tapi kalau harus memilih satu, kami akan memilih Queen’s Coffee Bar (2 King’s Grove) milik Gloria Douglas. Dia adalah stockist pertama Peckham Peculiar dan kami selalu senang minum kopi bersamanya. Tempat minum yang kami sukai adalah The Gowlett (62 Gowlett Road), pub layak yang menyediakan minuman lezat, piza unggulan, dan malam pertunjukan musik. The Gowlett baru saja menggelar satu festival bir. Kadang-kadang kita perlu keluar dari London—sering kali kami memilih pergi ke Brighton atau Margate—atau lebih jauh lagi ke Devon. Kalau memang tetap di London, Regent’s Canal adalah pilihan yang baik. Sebisa mungkin kami berbelanja di daerah ini—berbelanja buku di Review (131 Bellenden Road), Rye Books (45 Upland Road), atau Chener Books (14 Lordship Lane), dan berbelanja buah serta sayur di berbagai toko di Rye Lane. Untuk menghargai London lebih jauh dari turis, kami sarankan Anda untuk menjelajahi jalan-jalan raya Zona 2 dan 3. London Sentral sudah terlalu turistik—bahkan Soho sudah kehilangan sebagian daya tariknya. Tempat seperti Deptford dan Tooting di London Selatan dan Kentish Town di sebelah utara Thames memberi Anda “rasa” London yang sebenarnya.

Paris

Garuda May2015 HR_Page_143_Image_0001Semilla (54 Rue de Seine), neo-bistro yang terletak di arrondissement (distrik) keenam, adalah salah satu restoran favorit saya di kota ini karena menunya yang selalu berubah sesuai ketersediaan bahan di pasar. Rotinya yang renyah dan sederhana dibuat langsung di Cosi. Fondation Café (16 Rue Dupetit-Thouars), sebuah bar khusus kopi di Marais Utara, sudah menjadi tempat langganan saya. Di sini, saya mengawali hari dengan secangkir crème (flat white); di siang hari saya menikmati kopi filter yang luar biasa. Biasanya saya juga akan menyerah kepada suguhan lezat dari produsen lokal Broken Biscuits. Kafe ini kecil namun memiliki teras yang hebat. Saya menyukai suasana di Bespoke (3 Rue Oberkampf), sebuah bar koktail dan camilan di arrondissement ke-11. Saya tidak bisa menolak salah satu koktail khas mereka ‘Capri c’est Fini’ dan kentang goreng manis. Untuk suasana klub yang lebih privat dan temaram, saya memilih Maison Souquet (10 Rue de Bruxelles) di arrondissement ke-9, bangunan rumah yang disulap menjadi hotel butik dengan deretan koktail yang benar-benar kreatif ciptaan bartender peraih penghargaan. Sejak pindah ke Paris sembilan tahun yang lalu, saya sudah tinggal di arrondissement ke-11, pusat kuliner dan hiburan malam yang luar biasa. Distrik ini juga dipenuhi dengan toko independen, penjaja makanan, dan pasar di tempat terbuka, jadi saya jarang pergi jauh-jauh untuk berbelanja! Tempat andalan saya sepanjang tahun adalah Jardin du Palais Royal yang berada tepat di belakang teater Comédie Française. Saya suka berjalan kaki di bawah atap di musim dingin, atau duduk di bangku untuk membaca atau menulis berjam-jam di antara bunga yang bermekaran di musim yang lebih hangat. Walaupun terletak di tengah kota, taman ini bak menelan hiruk-pikuk kota. Untuk menjauh dari turis, coba pasar organik Rapsail (Boulevard Rapsail), pasar Richard-Lenoir (Boulevard Richard-Lenoir) atau Marché Saint-Martin (31-33 Rue de Château d’Eau) untuk perbekalan piknik. Untuk kafe gaul yang enak tapi jauh dari turis, coba satu dari banyak pilihan di Carreau du Temple di Haut-Marais.

Rome

Garuda May2015 HR_Page_150_Image_0001Cesare al Casaletto (Via de Casaletto, 45) adalah trattoria favorit saya, tempat di mana saya pasti akan mendapatkan sajian klasik seperti pasta carbonara serta menu musiman seperti artichoke, puntarelle, atau daging domba. Mereka juga memiliki daftar wine terbaik di Roma! Soal kualitas kopi, saya paling suka Sciascia (Via Fabio Massimo, 80/A); mereka memanggang biji kopi sendiri sedikit-sedikit. Untuk tempat membaca koran atau memperhatikan orang-orang, saya memilih Emporio alla Pace (Via della Pace, 28), tepat di seberang Caffe della Pace yang sangat terkenal. Anda dapat sering menemukan saya sedang minum anggur alami hingga tengah malam di Litro (Via Fratelli Bonnet, 5), yang sudah saya anggap seperti rumah sendiri. Saya tinggal di Trastevere di pinggiran Monteverde Vecchio. Ada dua Trastevere: yang bergaya Hollywood dan yang ditinggali. Saya memilih yang kedua karena berbagai alasan: pagi hari; penduduk setempat berkumpul di pasar atau bar atau piazza untuk sekadar mengobrol; pemilik toko perkakas yang menyediakan cara terbaik untuk memperbaiki barang; anak-anak muda yang menggunakan gedung bioskop agar gedung itu tidak diubah menjadi kondominium dan toko. Untuk benar-benar merasa menjadi bagian dari alam, saya mengunjungi taman Villa Pamphili yang terletak di atas bukit dari tempat saya tinggal. Tapi yang mirip dengan itu, dan jika saya tidak punya banyak waktu, saya juga suka taman Villa Sciarra yang lebih kecil. Di daerah Monti, tepatnya di Via del Boschetto dan Via Panisperna, banyak studio/toko kecil tempat para desainer muda membuat dan menjual hasil karya mereka. Terdapat banyak toko barang antik juga di Monti. Jangan takut untuk berjalan-jalan setelah gelap. Banyak warga Roma yang bekerja lalu keluar setelah jam delapan malam untuk aperitif kemudian makan malam. Malam hari adalah saatnya Anda untuk berbaur dengan mereka! Dan ingat, Roma sangatlah aman.



5 SENSES



Garuda May2015 HR_Page_142_Image_00021.PECKHAM BAZAAR

Tak jauh dari beberapa tempat favorit Kate dan Mark, Peckham Bazaar (119 Consort Road) mendeskripsikan dirinya sebagai “restoran pan-Balkan serba panggang”. Kokinya memasak di atas arang dan menggunakan semua bahan mentah seperti di era kerajaan Ottoman seperti daging domba, sapi, burung puyuh, dan sayuran dengan deretan wine terbaik dari Turki, Bulgaria, Yunani, Macedonia, dan lain-lain.


Garuda May2015 HR_Page_146_Image_00042. CHRISTIAN DE MONTAGUÈRE

Christian de Montaguère (20 Rue de l’Abbé Grégoire), dinamakan seperti nama pemiliknya, adalah toko yang sangat menarik bagaikan pulau dengan energi Karibia yang cerah di tengah-tengah arrondissement ke-6. Toko ini menjual produk-produk artisan terbaik seperti selai, garam, minyak, dan kosmetik pilihan. Koleksi rum-nya adalah yang terbaik di Paris. Butik ini juga sering mengadakan sesi mencicipi rum serta kelas master (dalam bahasa Inggris sesuai permintaan) untuk berbagi pengetahuan seputar rum.


Garuda May2015 HR_Page_148_Image_00013.CENTRALE MONTEMARTINI

Centrale Montemartini (Via Ostiense 106). Museum kecil yang menawan ini tampak bersahaja di sebuah kota yang dikerumuni oleh peninggalan peradaban kuno. Ini sungguh disayangkan, karena Centrale Montemartini yang terletak di sebuah gedung bekas pembangkit tenaga listrik pertama di Roma ini menyimpan koleksi ratusan patung kuno. Gedung ini masih mengandung infrastruktur modern yang dulu berfungsi, menghadirkan kesan kontras antara desain kuno dan modern.


Garuda May2015 HR_Page_138_Image_00014. CONTEMPORARY ARCHITECTURE

Tinggal di Amsterdam artinya hidup berdampingan dengan arsitektur kontemporer yang indah setiap hari. Di sebelah utara, para pencinta arsitektur akan melihat sisi pelabuhan dan industrial Amsterdam yang ‘baru’, yang ditandai oleh gedung EYE Film Institute baru yang memukau, resmi dibuka tahun 2012 lalu di tepi laut sebelah utara.

Related posts

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *