Hong Kong


Teater bambu, pasar malam, pasar bunga, berbagai makanan dan tarian barongsai: Hong Kong selalu lebih meriah di saat perayaan Tahun Baru China. Lantai ruangan berderik kala Sunny Yim berjalan di dalam teater bambu yang turut didirikannya satu minggu sebelum perayaan Tahun Baru China.

61

Beberapa teman kerjanya sedang berdiri di atas sebuah podium, menyesuaikan batang bambu yang menahan struktur ruangan yang tinggi ini, tak lama lagi pekerjaan mereka akan selesai. Yim, pria gempal dengan wajah kemerahan ini, melihat langit-langit bangunan yang luas ini dengan puas. “Saya telah melakukan pekerjaan ini selama 40 tahun, sejak saya berusia 15 tahun,” katanya. “Selama ini saya hanya membangun teater. Itulah gairah hidup saya. Kadang-kadang saya datang untuk sekedar melihat penonton memandangi teater bambu ini dengan ekspresi wajah terkesan.” Tak lama teater ini akan dipenuhi kursi-kursi, lampion merah dan nyanyian dari pemain Opera Kanton yang disaksikan oleh 800 orang yang datang untuk merayakan Tahun Baru China. Perayaan ini adalah saat yang tepat untuk menampilkan warisan tradisi di tengah kemodernan Kota Hong Kong; pada hari ini para keluarga berkumpul untuk bersantap siang atau malam bersama, rumah dibersihkan dan ditata rapi, dihias dengan berbagai karangan bunga, serta dimeriahkan tarian barongsai yang diharapkan dapat membawa keberuntungan untuk bulan-bulan mendatang.Anehnya, teater bambu itu sebenarnya tidak pernah menjadi bagian dari perayaan tahun baru. Tradisi ini bisa terbilang masih baru, West Kowloon Bamboo Theatre atau Teater Bambu Kowloon Barat ini sukses diperkenalkan pada tahun 2012. Edisi pertamanya menampilkan opera, film dan seni selama lima hari. Tahun ini festivalnya akan berlangsung selama lebih kurang satu bulan, dari 17 Januari hingga 9 Februari.

 

62
The West Kowloon Bamboo Theatre, which is surrounded by an outdoor market.

“Kali ini, lokasi teater kami pindah ke tepi laut,” kata Louis Yu, Direktur Pertunjukan West Kowloon Cultural District. Jadwal pertunjukan kali ini lebih padat dari sebelumnya: tidak hanya menampilkan opera, namun juga 10 bagian dari keseluruhan budaya China, termasuk pemutaran gratis film opera China.  Akan ada sebuah pasar seni yang menjual kerajinan tradisional Hong Kong: timbangan yang terbuat dari bambu dan kotak surat dari kaleng, tersedia juga barang-barang yang didesain secara kontemporer. Suasana Hong Kong selalu lebih hidup di minggu-minggu sebelum perayaan tahun baru, dan puncaknya jatuh di malam tahun baru, yang untuk tahun ini jatuh tanggal 30 Januari. Di undakan batu yang terletak di Ladder Streets, di bawah rimbunan sulur pohon beringin, penduduk sekitar meminta kertas keberuntungan dari seorang penulis kaligrafi. ‘Kung hei fat choi’ adalah pesan klasik yang artinya “Semoga Anda mendapatkan keberuntungan”, namun ada juga pesan lainnya seperti ‘Yat fan fong shun’ (“Semoga Anda diberi kelancaran”). Di Taman Victoria dan beberapa tempat lainnya di sekitar pusat kota, terdapat pasar tahun baru yang menjual barang-barang unik, juga pernak-pernik lambang tahun yang bersangkutan. (Pasti tahun ini akan ada aneka macam barang berbentuk kuda di pasar tersebut).

 

63
Flower markets fill up with shoppers in the days before Chinese New Year.

Keramaian juga akan terpusat di Pasar Bunga Mongkok di mana Anda dapat mencari tanaman yang cocok untuk perayaan tahun baru. Bunga dan buah adalah simbol yang tepat untuk kelahiran kembali dan setiap orang memiliki pilihan favoritnya masing-masing. “Banyak orang memilih anggrek karena tanaman ini sangat elegan, terlihat anggun dan tahan beberapa bulan lamanya,” kata seorang pegawai toko. Buah Kumkuat dan jeruk juga populer, termasuk juga buah-buahan kuning seperti buah Nipple dengan bentuknya yang unik, Apel Sodom dan buah Lima Generasi (Five Generation Fruit), yang biasanya dipajang ketika seluruh keluarga berkumpul. Keluarga adalah hal yang paling utama dalam merayakan Tahun Baru China. Seperti Natal atau Idul Fitri, Tahun Baru China adalah perayaan yang tepat untuk berjumpa dan bercengkerama dengan sanak saudara. “Di tiga hari pertama, keluarga saya berkeliling ke rumah-rumah sanak saudara dan menghabiskan beberapa jam di setiap kunjungan,” kata penulis makanan Janice Leung, yang menciptakan tur Little Adventure di Hong Kong. “Anda akan disuguhi teh dan lou bat gou (kue lobak), sungguh sebuah perayaan yang meriah.”Bagi masyarakat Hong Kong, yang bersantap lima kali sehari – sarapan, makan siang, jamuan teh, makan malam dan siu yeh, atau kudapan dini hari – makanan merupakan bagian yang sangat penting dalam perayaan tahun baru. “Keluarga saya sedikit berbeda karena ibu saya tidak makan daging pada hari pertama dan hari kelima belas setiap bulannya, beliau melaksanakan ajaran agama Buddha,” kata Leung. Makanan pertama di perayaan itu adalah dumpling sayur dengan kulit tahu, dan talas goreng yang dibentuk seperti ikan dan disajikan dengan saus asam manis. (Kata ‘ikan’ dalam bahasa Kanton disebut yue, senada dengan kata ‘sisa’, yang dianggap baik). Beberapa keluarga juga menikmati siu yuk, yaitu babi guling, dan juga kue-kue berisi daging.

64
Lion dances are especially common in the first days of the New Year

Dengan banyaknya keluarga yang berkumpul di hari pertama tahun baru, Hong Kong akan menjadi sangat sunyi. Toko-toko ditutup rapat-rapat, dan dihiasi dengan poster Choi Sun, dewa kemakmuran China. Kucing-kucing yang berkeliaran adalah satu-satunya tanda kehidupan di pasar yang pada hari biasa sangatlah ramai. Namun situasinya sangat berbeda di desa-desa Hong Kong yang berdinding, peninggalan masa lampau yang telah ada di kota modern ini sejak beberapa ratus tahun silam. “Mereka merayakan Tahun Baru China lebih meriah dari yang lain,” kata Leung. “Mereka mempertunjukkan tari barongsai, tari phoenix, bahkan menyalakan berbagai  petasan, walaupun itu melanggar aturan. Anda mungkin tidak akan mengenal seorang pun di sana, akan tetapi jika datang pada saat yang tepat, Anda dapat menyaksikan semuanya.”

Di hari kedua perayaan tahun baru, langit Hong
Kong akan dipenuhi warna petasan merah, putih dan
emas yang bergelora

Tentu saja kesunyian di Hong Kong tidak berlangsung lama; kota ini akan kembali hidup dengan tiba-tiba sama saat dia terlelap dengan cepatnya. Di hari kedua perayaan tahun baru, langit Hong Kong akan dipenuhi warna petasan merah, putih dan emas yang bergelora, ledakan bergemuruh muncul dari berbagai meriam yang terletak di gedung-gedung pencakar langit. Tak lama, ketika keramaian orang kembali muncul, para pedagang makanan memenuhi jalanan, menawarkan makanan lokal seperti kare bakso ikan, dan waffle telur yang dipanggang dengan arang. Pada hari-hari lainnya, petugas pemerintah pasti akan mengejar para penjual ini dan memaksa mereka menutup kios, namun saat ini mereka semua sedang menikmati liburan – atau mungkin mereka malah sengaja membiarkannya. Ini adalah Tahun Baru China, semua orang sedang berbaik hati.

 

5 Senses – Touch
SILK JACKET

71

Petuah kuno mengatakan bahwa Tahun Baru China adalah saat yang paling dingin dalam setahun, dan walaupun itu tidak benar setelah dibuktikan dengan statistik (suhu rata-rata berkisar lebih dari 20˚C dan sangat jarang berada di suhu kurang dari 10˚C), tidak ada salahnya berjaga-jaga. Cobalah baju tradisional tahun baru, yaitu jaket sutra tebal yang hangat yang dibuat dengan kerah Shanghai dan juga kancing kodok yang dapat dibeli di di Yue Hwa, sebuah pusat belanja penuh barang-barang China. 301-309 Nathan Road, Kowloon.

 

  5 Senses – Sight
NEW YEAR NIGHT PARADE

72Keluarga yang paling hangat pun memerlukan waktu istirahat setelah seharian penuh sibuk berkumpul bersama. Diadakan pada malam hari di hari pertama perayaan tahun baru, parade malam tahun baru ini bisa menarik pengunjung sebanyak 120.000 orang untuk menyaksikan kemeriahan arak-arakan, tari-tarian dan juga pertunjukan lainnya yang melewati jalanan Tsim Sha Tsui. www.discoverhongkong.com

5 Senses – Taste
RADISH CAKE

73Lou bat gou adalah jenis dim sum yang biasa dikonsumsi sehari-hari, tapi dapat  menambah makna pada Tahun Baru China berkat bahan utamanya yaitu lobak putih, yang dalam bahasa China terdengar seperti ‘peruntungan yang baik’. Dibuat dari campuran lobak, tepung beras dan air, kue ini kemudian dikukus atau terkadang digoreng. Cobalah menu ini di Lin Heung, pusat dim sum yang berdiri sejak 1928, di 160-164 Wellington Street, Central.

5 Senses – Sound
LION DANCE74

Di minggu-minggu pertama tahun baru China, jalanan Hong Kong akan dipenuhi bunyi genderang dan tari barongsai atau choi cheng. Dipandu oleh murid seni bela diri, barongsai yang penuh rumbai ini akan mengambil amplop merah lai see berisi uang dari tangan penonton.

CELEBRATORY DISHES

76

Di Hong Kong, Anda dapat menemukan kue keranjang ini, 2 minggu sebelum Tahun Baru China, di toko kue, restoran hingga supermarket besar.

77Hidangan Mangkuk Besar ini merupakan sajian yang terdiri dari berbagai makanan mulai dari abalone, tiram dan kerang simping, serta daging dan mie.

5 Senses – Scent
WONG TAI SIN TEMPLE

75

Aroma asap dupa selalu tercium di sekitar Kuil Wong Tai Sin. Dibangun secara bertahap sejak tahun 1921, komplek kuil yang terhampar luas ini mengagungkan dewa-dewa Tao yang dikenal dengan kemampuannya untuk  menyembuhkan; Hong Kong adalah salah satu dari dua tempat yang memujanya (satu lagi adalah tempat kelahirannya di Provinsi Zheijang). Setiap malam tahun baru, ribuan orang menunggu hingga tengah malam untuk berlomba-lomba masuk dan membakar dupa untuk berdoa kepada dewa-dewa dengan harapan akan mendapatkan
keberuntungan selama setahun ke depan.

 

Related posts

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *